Loading

Continental Club (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 12/11/2014 | 1 Comments

Menikmati musik dan sejarah di kota-kota selatan Amerika Serikat.


Tentang Dua Tragedi: NAZI di Jerman dan 1965 (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 12/01/2014 | 2 Comments

Situasi politik dunia memberi dampak berbeda pada para pelaku kejahatan kemanusiaan.


Kakek Saya, Opa Manusama dan Opa Willem (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 12/01/2014 | 0 Comments

Kisah orang-orang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pascaproklamasi.


Panglima Amir dan Ayamnya (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 11/06/2014 | 31 Comments

Awal mula punahnya ayam terbesar di Pulau Bangka.


Retno Marsudi: Bekerja dengan Hati* (oleh: Linda Christanty)

Posted in Journalism by Linda Christanty on 11/04/2014 | 2 Comments

Sebelum menjabat Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, ia adalah Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda. Pers Belanda menjulukinya 'perempuan kecil bernyali besar'.


Perempuan dan Politik* (oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 03/01/2014 | 18 Comments

Sebagian dari momentum politik dunia ditandai oleh tragedi. Namun, hal itu tidak menyurutkan rasa tertarik saya kepada politik. Saya tidak melihat politik sebagai sesuatu yang jahat, berbisa dan semata-mata kelam, melainkan sesuatu yang dinamis, penuh harapan, dan menentukan kehidupan banyak orang.


Wiji Thukul dan Orang Hilang (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 02/12/2014 | 8 Comments

untuk mengenang para sahabat dan kawan yang diculik menjelang akhir kekuasaan pemerintah Suharto. untuk mengenang mereka yang tidak kembali.


Penjajahan yang Buruk dan Perdamaian dengan Masa Lalu (oleh: Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 02/02/2014 | 17 Comments

Pidato Linda Christanty dalam pembukaan diskusi festival sastra Winternachten bertajuk “De Grote Vervreemding: Oost-West 1945-1950” di Den Haag, 18 Januari 2014.

Page 1 of 8 | Next Page

Linda Christanty is an author and journalist. Her writing has been recognized by various awards including the national literary award in Indonesia (Khatulistiwa Literary Award 2004 and 2010), award from the Language Center of the Ministry of National Education (2010 and 2013), and The Best Short Stories version by Kompas daily (1989). Her essay "Militarism and Violence in East Timor" won a Human Rights Award for Best Essay in 1998. She has also written script for plays on conflict, disaster and peace transformation in Aceh. It was performed in the World P.E.N Forum (P.E.N Japan and P.E.N International Forum) in Tokyo, Japan (2008). She received the Southeast Asian writers award, S.E.A Write Award, in 2013.

My New Book

Seekor Anjing Mati di Bala Murghab

Seekor Anjing Mati di Bala Murghab
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (2012)

Klik disini untuk melihat review buku Seekor Anjing Mati di Bala Murghab

My New Book

Jangan Tulis Kami Teroris

Jangan Tulis Kami Teroris
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (2011)

Klik disini untuk melihat review buku Jangan Tulis Kami Teroris

Latest Updates